24 Mei 2009

Profil


Kenal Politik Sejak 1967

PRIA
yang satu ini tak asing lagi dalam dunia politik di Kabupaten Nunukan. Pengalaman politiknya sudah tak terukur lagi. Ia mulai terlibat di partai sejak tahun 1967 silam dengan menjadi anggota sekretariat bersama Golkar.
Anwar RN sudah dua kali menjabat sebagai anggota DPRD Nunukan. Saat masih bekerja di Pemkab Bulungan, ia dipersiapkan Bupati Bulungan kala itu RA Besing untuk menjadi calon anggota DPRD.
Tahun 1999 ia dipilih menjadi anggota DPRD Bulungan yang berkedudukan di Tanjung Selor. Setelah itulah mantan Pimpinan Partai Golkar Kecamatan Nunukan ini semakin tertarik menggeluti dunia politik. Menjadi anggota legislatif dijadikannya sarana untuk mewujudkan aspirasi rakyat.
"Alhamdululillah saya sangat menikmati dan sebagai hamba Allah saya mensyukuri pekerjaan saya sekarang. Walaupun dalam pekerjaan banyak halangan dan rintangan yang cukup berat, namun saya dapat hadapi. Semua itu saya anggap proses dan harus dihadapi dengan ketabahan," ujar pria yang sejak 1980- 1999 menjabat Kamawil Hansip 1504.05 Nunukan.
Dengan menjadi anggota DPRD Nunukan, Anwar mengaku bisa menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa membeda- bedakan golongan. Ia sadar sebagai wakil rakyat harus siap melayani rakyat.
"Jadi harapan saya kedepan agar anggota Dewan yang akan datang bisa menjalankan itu tanpa membeda- bedakan golongan. Maksudnya jangan karena dia bukan konstituennya, maka dia tidak berhak dilayani. Sebaliknya hanya konstituennya yang menjadi prioritas untuk dilayani. Jadi semua harus kita layani secara adil karena kita duduk disini bukan wakil partai lagi tapi merupakan wakil rakyat keseluruhan," ujar pria yang hobi sepak bola dan tenis.
Bagi mantan sukarelawan Trikora/ Dwikora ini, anggota DPRD merupakan abdi negara dan abdi masyarakat. Sebagai pelayan masyarakat, ia juga harus mengayomi semua masyarakat.
Karena pekerjaannya merupakan sebuah amanah, Anwar mengutamakan tugas pokoknya yakni pelayanan kepada publik. Tak heran keluarga harus menjadi prioritas nomor kedua setelah pekerjaan.
Bekerja dengan senang hati membuatnya bisa menjalani semua beban tanpa keluh kesah. Semua itu bisa diatasi karena kerjasama seluruh anggota DPRD. Meskipun begitu hingga menjelang akhir masa jabatan DPRD Nunukan, Anwar mengakui masih banyak persoalan yang belum tuntas.
"Terutama mengenai sengketa lahan perkebunan sawit antara perusahaan dan masyarakat," ujarnya. (sadam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar